Pengertian Linux Kernel

Artikel terkait : Pengertian Linux Kernel

Pada umumnya sebuah distro Linux ketika digunakan di komputer sudah tidak memerlukan driver tambahan jika tidak sangat diperlukan. Berbeda dengan Windows yang masih memerlukan driver untuk berjalan secara sempurna diatas hardware dari komputer kita, sebaliknya Linux tidak memerlukan driver lagi untuk mencocokan systemnya dengan hardware karena di Linux sendiri mengandalkan sebuah kernel, jadi hardware komputer kita harus menyesuaikan dirinya dengan baik terhadap kernel linux. Intinya jika hardware komputer Anda tidak cocok dengan versi kernel yang digunakan maka Anda harus bersiap merasakan keanehan saat menggunakan Linux.

Apa itu Kernel ?

Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman. Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. 

Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung diload dan dijalankan di atas mesin komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.

Beberapa desain Kernel

Sistem operasi mengembangkan kernel sistem operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut: 
  1. Kernel Monolitik : Kernel monolitik mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
  2. Mikrokernel : Mikrokernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya yang disebut dengan server untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.
  3. Kernel Hibrida : Pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, terdapat beberapa tambahan kode di dalam ruangan kernel untuk meningkatkan performanya.
  4. Exokernel : Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.

Pengertian Kernel Linux


Pengertian Linux Kernel

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.

Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2) (dengan bermacam-macam Firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariatif), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di Mailing List Linux Kernel.

Kernel Linux pada awalnya dibayangkan dan kemudian dibuat oleh murid Ilmu Komputer berkebangsaan Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991. Pengembang dan Pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai Sistem Operasi baru. Linux kernel telah menerima kontribusi dari ribuan programmer. Banyak Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux.

Apa yang dilakukan Kernel ?

Fungsinya seperti layaknya sistem operasi, menangani task switching dalam multitasking, menangani permintaan membaca atau menulis peralatan disk, melakukan tugas-tugas network serta mengatur penggunaan memori.

Kernel membuat layanan yang ada didalamnya, tersedia untuk Software yang sedang berjalan, melalui sekumpulan besar entry point yang secara teknis, Kernel menggunakan system call read and writer unutk memberikan abstraksi Hardware pada Komputer anda.

Contoh kernel.

Pengertian Linux Kernel


Sejarah dari Linux Kernel

Pada April 1991, Linus Torvalds, seorang mahasiswa berusia 21 tahun dari Universitas Helsinski, Finlandia mulai memikirkan sesuatu ide sederhana untuk suatu Sistem Operasi. Ia memulai dengan task switcher dalam Bahasa Rakitan x86 pada Intel 80386 dan sebuah driver Terminal. Pada 25 Agustus 1991. 

Setelah itu, banyak orang berkontribusi pada proyek ini. Pada awalnya, komunitas MINIX berkontribusi kode dan ide pada Kernel Linux. Pada saat itu, Proyek GNU telah membuat banyak komponen yang diperlukan untuk sebuah sistem operasi gratis, tapi, kernel mereka, GNU Hurd, pada saat itu masih belum sempurna dan belum tersedia. Sistem operasi BSD pada waktu itu juga belum membebaskan diri dari masalah legalitas. Meskipun pada versi awal fungsinya masih sangat terbatas, pengembang dan pengguna Linux berkembang cepat.

Pada September 1991, Linux versi 0.01 telah dirilis di server FTP ftp.funet.fi milik Finnish University and Research Network (FUNET). Rilis pertama tersebut memiliki 10,239 baris kode. Pada Oktober 1991, Linux versi 0.02 dirilis. Pada Desember 1991, Linux 0.11 dirilis, versi ini adalah versi pertama yang di host oleh Linus Torvalds sendiri. Linuz 0.11 dapat di kompilasi oleh komputer yang menjalankan Linux 0.11. Saat ia merilis versi 0.12 di bulan Februari 1992, Torvalds mengadopsi GNU General Public License (GPL), dan berhenti menggunakan lisensi yang ia buat sendiri, yang tidak boleh didistribusikan secara komersil.

X Window System juga segera di port ke Linux. Pada Maret 1992, Linux versi 0.95 adalah versi pertama yang bisa menjalankan X. Lompatan versi yang jauh ini (dari 0.1x ke 0.9x) karena Torvalds merasa fitur-fiturnya sudah lumayan lengkap dan ia menganggap sudah layak untuk langsung ke versi 1.0. Namun, ternyata langkah ini terlalu berlebihan, karena dari tahun 1993 sampai awal 1994, muncul 15 versi perkembangan Linux 0.99.

Pada 14 Maret 1994, Linux 1.0.0 dirilis, dengan 176,250 barus kode. Pada Maret 1995, Linux 1.2.0 dirilis (310,950 baris kode). Versi 2 Linux, dirilis pada 9 Juni 1996, dan diikuti oleh perubahan versi besar dibawah versi kepala 2: 
  • 25 Januari 1999 - Linux 2.2.0 dirilis (1,800,847 baris kode).
  • 18 Desember 1999 - patch IBM mainframe untuk versi 2.2.13 diterbitkan, yang memperbolehkan Linux dijalankan di mesin bisnis.
  • 4 Januari 2001 - Linux 2.4.0 dirilis (3,377,902 baris kode).
  • 17 Desember 2003 - Linux 2.6.0 dirilis (5,929,913 baris kode).

Demikianlah artikel mengenai "Pengertian Linux Kernel" mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian karena terbatasnya dan minimnya pengetahuan yang saya miliki, jika dari tulisan diatas ada yang salah ataupun tidak jelas mohon untuk dikoreksi. Sekian dari saya terima kasih.

Sumber :
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Linux_%28kernel%29
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Kernel_%28ilmu_komputer%29

Artikel Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan Lainnya :

1 komentar:

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik terima kasih sudah berkunjung.

Copyright © 2015 Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan