6 Langkah Mudah Hijrah ke Linux

Artikel terkait : 6 Langkah Mudah Hijrah ke Linux

6 Langkah Mudah Hijrah ke Linux

Sistem operasi adalah jembatan penghubung antara perangkat keras (hardware) dengan perangkat lunak (software). Kurang lebih 2 tahun saya sudah menggunakan sistem operasi GNU/Linux dan sekitar 7 bulan yang lalu saya menghapus sistem operasi Windows dari laptop yang saya miliki. Saya akan menjelaskan beberapa langkah cerdas untuk hijrah dari sistem operasi non Linux ke Linux. Kenapa saya menggunakan istilah hijrah ? 

Definisi saya mengenai Hijrah adalah berpindah untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu. Sebentar, saya tidak membandingkan antara sistem operasi mana yang terbaik di dunia, tapi ini dalam lingkup penggunaan sofware di kalangan masyarakat Indonesia yang sebagian besar masih menggunakan software bajakan.

Pada umumnya kita sebagai penikmat teknologi komputer ini lebih mengenal Windows daripada Linux atau mengenal terlebih dahulu Mac OS daripada Linux. Perlu kalian ketahui bahwa Windows dan Mac OS adalah sebuah software proprietary rights dan dikembangkan melalui perusahaan. Berbeda dengan Linux yang menggunakan konsep free open source dan dikembangkan melalui personal dan komunitas.


Di atas hanya pengantar saja sedangkan langkah-langkahnya akan saya jelaskan di bawah ini.

1. Tentukan Tujuan

Berpikir terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan karena setiap apa yang akan kita pilih mempunyai konsekuensi. Tentukan tujuan Anda ketika ingin hijrah ke Linux seperti apa, jangan langsung memutuskan untuk menggunakan Linux tanpa mempunyai tujuan apapun sekali lagi jangan, sama dengan bunuh diri Anda kalau begitu.

Menggunakan Linux untuk kebutuhan belajar adalah tujuan yang baik, tapi ada yang lebih baik daripada itu, yaitu dengan menggunakan Linux Anda mempunyai tujuan untuk meninggalkan penggunaan software bajakan, nah ini baru yang terbaik.

Contoh tujuan buruk, yaitu mempunyai tujuan menggunakan Linux hanya sekadar untuk pamer, dan hal serupa lainnya. Biasanya hal tersebut terjadi karena Anda masih belum memiliki pemikiran yang dewasa, hal ini wajar menurut saya (soalnya saya dulu pernah ngalamin). Namun seiring dengan berjalannya waktu tujuan ini akan menghilang dengan sendirinya.

2. Pilih Distribusi Linux

Distro (distribusi) Linux adalah sistem operasi utuh berbasiskan Linux dengan aplikasi-aplikasi tambahan yang dipaketkan dengan tujuan tertentu. Distro Linux itu terdiri atas Kernel + GNU + aplikasi + repositori. Pilihlah sebuah distro yang nyaman menurut Anda. 

Ada banyak sekali distro Linux di dunia contoh kecilnya Ubuntu, Debian, Fedora, dan OpenSuse. Anda bisa melihat lebih jelasnya di www.distrowatch.com, tentukan pilihan Anda, kriteria disto Linux yang bagus itu seperti: masih terus dikembangkan, mempunyai komunitas, dan banyak penggunanya. Setelah Anda memilih distro yang akan digunakan, Anda bisa meng unduhnya melalui situs resminya. Seluruh distri Linux mempunyai publikasi resmi.

3. Lihat Kebutuhan System Terhadap Hardware

Menentukan distro Linux yang akan digunakan harus benar-benar teliti dan sudah dipertimbangkan secara matang-matang. Lihat kebutuhan system yang diperlukan, jangan menggunakan distro Linux yang mempunyai kebutuhan system yang lebih dari hardware yang Anda miliki bisa-bisa bukannya Anda senang malah Anda bisa dibuat sedih karena tidak kecocokan system terhadap hardware Anda.

Oh iya, selain kebutuhan system ada juga, yaitu kecocokan hardware Anda, apakah berfungsi dengan baik atau tidak ? Ini salah satunya kehebatan dari Linux, yang bisa dijadikan Live-CD, jadi tidak perlu menginstal terlebih dahulu, namun Anda bisa mencoba Linux tanpa menginstal nya di komputer Anda. Coba dulu perhatikan dengan teliti seperti kartu Wi-Fi, kartu grafis, keyboard, dan lain-lain berfungsi dengan baik.

4. Mencari Informasi

Perkembangan teknologi dan informasi pada zaman ini memberikan manfaat kepada kita, yaitu mudahnya dalam mencari sebuah informasi. Carilah informasi mengenai distro yang akan Anda gunakan seperti pengenalan, panduan instalasi, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan distro yang Anda gunakan.

Anda akan melakukan apa-apa yang ada di Linux secara sendiri dimulai dari unduh file iso, mencari informasi, panduan instalasi, dan hal lain-lain. Ini sangatlah berbeda jika Anda menggunakan sistem operasi selain Linux, biasanya kita hanya menerima yang sudah jadi kita hanya tinggal menggunakannya saja ingat hal tersebut tidak ada di Linux. Saat menggunakan Linux Anda akan dituntut untuk melakukannya sendiri.

5. Belajar

Setelah menginstal Linux di komputer sekarang saat nya untuk belajar. Lingkungan baru, jadi ada hal-hal baru yang belum kita ketahui, jadi belajar untuk mengetahui hal-hal baru tersebut. Dalam dunia Linux yang dipelajari hanya meliputi: 1. Sistem manajemen paket (add/remove program) hal yang dilakukan seperti menginstal dan menghapus program di Linux. 2. Konfigurasi, hal yang tidak berhubungan dengan sistem manajemen paket seperti mengganti wallpaper, merubah theme, dan lain-lain.

Mencari situs referensi untuk belajar, ada banyak sekali salah satu contohnya ya di blog ini, Anda bisa belajar dari blog ini yang kontennya merupakan hasil dari pengalaman saya saat menggunakan Linux. Ini beberapa tempat saya untuk belajar (rekomendasi) :

6. Bergabung dengan Komunitas

Ketika Anda bergabung ke sebuah komunitas, maka Anda akan saling berinteraksi dengan penduduk komunitas tersebut. Anda akan melihat berbagai hal-hal baru yang berlum pernah Anda ketahui. Adanya komunitas ini membantu para pengguna Linux dalam hal belajar dan juga dapat membantu Anda ketika Anda dalam menemui masalah saat menggunakan Linux.

Bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan hal yang Anda pelajari, kalau Linux ya Anda harus masuk sebuah komunitas yang di dalamnya adalah kalangan pengguna Linux. Belajarlah mengenai etika saat berkunjung di sebuah komunitas agar Anda tidak dibenci oleh penduduk di dalam komunitas tersebut. Ini ada beberapa komunitas yang dapat Anda jadikan sebagai media belajar :
Anda pasti akan kagum saat menggunakan Linux, saat hal itu terjadi, maka Anda mempunyai keinginan untuk menghapus sistem operasi selain Linux yang ada di dalam komputer kalian. Menggunakan Linux itu seru karena sangat kuat terhadap serangan virus jadi gak usah pakai antivirus, stabil, gratis, update secara berkala, trial dan error.

Pernyataan saya mengenai “Hijrah adalah berpindah untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu.” Nah untuk sementara waktu itu tergantung dari setiap individu, kalau Anda nyaman pakai Linux, maka untuk kedepannya Anda akan menggunakan Linux dan jika Anda tidak nyaman, maka Anda akan menghapus Linux dari komputer Anda.

Artikel Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan Lainnya :

0 komentar:

Post a comment

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik terima kasih sudah berkunjung.

Copyright © 2015 Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan