Membangun Pendidikan Indonesia dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Artikel terkait : Membangun Pendidikan Indonesia dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Membangun Indonesia dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Abad ke-21, salah satu keberuntungan kita hidup di abad ini,  di mana sedang terjadi  arus perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sangat begitu pesat dan mutakhir.

Saya buat kesepakan terlebih dahulu untuk menyebut atau menyingkat Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi TIK agar lebih mudah dan hemat dalam penyampainnya.

Pengelolaan data kemudian tranformasi informasi yang sangat cepat yang tidak mengenal waktu dan juga tidak dibatasi dengan letak geografis membuat semuanya menjadi lebih mudah.

Tidak hanya itu,  menghubungkan 1 orang dengan orang lainnya sudah tidak mustahil lagi dengan memanfaatkan TIK.

Inovasi yang terus lahir di dalam bidang TIK saya rasa tidak akan ada matinya sampai bumi ini hancur. Bidang ini sendiri telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kehidupan kita sehari-hari.

Kita adalah generasi yang sangat beruntung sekali bisa hidup pada abad ini. Dengan segala kemudahan yang kita rasakan sudah selayaknya bagi kita untuk turut ikut andil memanfaatkan perkembangan TIK untuk membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi.


Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi


TIK dibentuk oleh tiga kata penting yaitu teknologi, informasi dan komunikasi. Setiap kata memiliki arti yang berbeda, namun ketiganya memiliki kegunaan yang saling berhubungan satu sama lain.

  • Teknologi
    berhubungan dengan antara perangkat keras dengan perangkat lunak yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pengelolaan informasi dan penyebaran informasi. Dengan alat-alat teknologi kita dapat dengan mudah mengelola dan menyebarkan sebuah informasi yang dapat diakses oleh banyak orang.
  • Informasi
    sesuai dengan namanya sangat berhubungan erat dengan sebuah informasi. Di mana kita memperlakukan suatu informasi dimulai dari mengambil, mengelompokan, mengolah, menyimpan sebuah informasi.
  • Komunikasi
    berhubungan dengan bagaimana kita bisa menyebarkan sebuah informasi yang kita miliki kepada orang lain yang membutuhkan informasi tersebut.

Jadi, kita menggunakan alat-alat teknologi untuk mengelola sebuah informasi untuk kepentingan pribadi atau disebarkan kepada publik agar dapat diakses oleh orang lain.

Dengan memanfaatkan alat-alat teknologi yang ada seperti komputer, smartphone, dan lain-lain dengan penggunaan alat-alat tersebut kita bisa mengakses sebuah informasi dengan cepat yang tidak terbatasi oleh waktu dan letak geografis.
Dengan adanya TIK ini kita diharapkan untuk lebih mudah dalam memanfaatkan sebuah informasi untuk hal-hal yang bermanfaat.


Perkembangan TIK di Indonesia

Perkembangan TIK di Indonesia


Begitu pesat, jelas sekali.

Menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk banyak di dunia, Indonesia menempati urutan ke-4 dari seluruh negara yang ada di dunia dengan total populasi 255.461.700, data ini dihitung pada bulan Juli 2015 diambil dari wikipedia.

Dilihat dari sisi perangkat kerasnya seperi komputer, laptop, handphone, dan, televisi benda-benda tersebut sudah menjadi kebutuhan sekunder yang harus dimiliki oleh setip orang di Indonesia.

Dimulai dengan lahir dan masuknya internet di Indonesia.

Perkembangan TIK di Indonesia


Lihat infografis di atas terkait penggunaan internet dalam ranah rumah tangga. Lihat datanya setiap tahun mengalami kenaikan.

Ini masih dalam ranah rumah tangga bagaimana jika dihitung dari penggunaan internet dalam ranah pendidikan sampai digunakan secara pribadi setiap individu ?

Infografis di atas dapat diakses melalui tautan berikut :

  • https://balitbangsdm.kominfo.go.id/berita-hasil-survei-indikator-tik-2015-19-114  
Sekarang dalam konteks perangkat lunak, di Indonesia berbagai aplikasi berbasis mobile, komputer desktop, dan web mulai lahir atau sedang gencar-gencarnya mengalami perkembangan dan ini menjadi bukti nyata begitu pesatnya perkembangan TIK di Indonesia.

Produk-produk yang lahir dari TIK memudahkan berbagai aspek dalam kehidupan kita dari sektor pendidikan, ekonomi, pertanian, dan lain-lain.

Dalam konten ini saya tidak akan membahas semuanya, tetapi saya ingin fokus dalam membahas sektor pendidikan.


Membangun Pendidikan di Indonesia dengan TIK
Membangun Pendidikan di Indonesia dengan TIK







Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kelimpahan akan sumber daya alam. Namun, Indonesia masih belum optimal dalam memanfaatkannya dikarenakan kurangnya sumber daya manusia yang berkompeten di dalam bidangnya masing-masing.

“Kekayaan terbesar sebuah bangsa adalah manusianya bukan sumber daya alamnya.”

Salah satu kata bijak dari mantan Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yaitu Anies Baswedan.

Ternyata yang paling penting itu adalah sumber daya manusianya bukan sumber daya alamnya.

Kata bijak dari beliau sudah menggambarkan apa yang terjadi di Indonesia, yaitu di mana ada banyak kekayaan sumber daya alam yang masih belum bisa dimanfaatkan, belum mampu dikelola dengan baik atau masih dikelola oleh warga negara asing.

Jadi, hal terpenting yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia ini dengan membangun, memperbaiki dan mengembangkan kualitas para generasi muda dengan pendidikan.

Kenapa pendidikan ?

Pendidikan itu bagaikan sebuah jantung bagi sebuah bangsa.

Meningkatkan kualitas pendidikan akan mencetak sebuah sumber daya manusia yang berkualitas untuk kedepannya akan berguna sebagai sebuah jembatan yang mengantarkan negara ke arah yang lebih baik.

Pendidikan yang berkualitas itu tidak hanya menilai aspek pengetahuan saja lebih dari itu, pendidikan yang sebenarnya itu juga mengangkut sisi keterampilan dan sikap.

Jadi, jika dikombinasikan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap akan menghasilkan anak-anak yang cerdas, tangguh, kreatif, dan pastinya berkompeten dibidangnya masing-masing.

Lihat saja di negara-negara maju bagaimana kualitas pendidikan yang ada di sana, pasti sangat tertata dengan baik.


Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan



Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan
Perkembangan TIK yang sangat begitu mengagumkan akan menjadi sia-sia, jika tidak dimanfaatkan akan keberadaannya.

Banyak sekali pemanfaatan TIK untuk bidang pendidikan yang sudah diterapkan di Indonesia dan semua itu membuat saya begitu kagum dan juga terbantu dengan kemudahan mengakses mata pelajaran yang saya inginkan.

Berikut ini hal kongkret pemanfaatan TIK di dunia pendidikan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan di Indonesia.

1. Membuat Saluran Radio Pendidikan

 

Saluran Radio Pendidikan

Ada dari kita menggunakan radio dengan tujuan untuk mendengarkan musik atau berita. Sebenarnya itu tidak salah jika untuk hiburan bagi diri kita.

Lebih bermanfaat lagi jika dibuat saluran radio khusus yang didalamnya menganut konten dengan topik pendidikan atau hal-hal hakiki yang diperlukan pelajar yang ada di Indonesia seperti :
  • Cara manajemen waktu
  • Cara belajar yang efektif
  • Cara agar tidak malas 
  • dan tips-tips untuk lainnya yang berguna bagi pelajar
Bahkan juga bisa memanfaatkan media radio untuk membuka saluran yang membahas mengenai pelajaran : Biologi, Fisika, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan lain-lain agar dapat menambah wawasan bagi pelajar.

2. Memanfatkan Buku Elektronik atau E-book

 

Memanfaatkan Buku Elektronik

Praktis, mudah, dan tidak membutuhkan biaya yang mahal.

Hal-hal positif yang akan kita dapatkan saat memanfaatkan sebuah media buku elektronik atau biasa kita menyebutnya e-book.

Memanfaatkan media e-book dapat dijadikan opsi dalam menerbitkan sebuah buku pelajaran. Hal-hal yang biasanya saya rasakan, yaitu jumlah buku kurang dari jumlah siswa, jadinya untuk menggunakannya harus secara bergantian dengan teman.

Selain versi cetak, seharusnya menerbitkan buku dalam versi elektroniknya agar dapat dicetak lebih banyak lagi dan memenuhi jumlah siswa yang ada.

Dengan memanfaatkan e-book ini, guru pun juga bisa berkreasi dengan bisa membuat sebuah jurnal atau buku tidak perlu membuat versi cetaknya hanya membuat versi e-book nya kemudian dibagikan kepada anak didiknya.

Penggunaan e-book lebih efisien, namun dibalik kemudahan itu semua, kita sebagai pelajar masih belum terbiasa untuk membaca melalui e-book karena masih nyaman saat menggunakan buku versi cetak.

Percayalah semua menjadi nyaman itu karena sudah terbiasa.

E-book bisa diakses dengan perangkat komputer, smartphone, laptop, dan tablet yang dimana mayoritas pelajar di Indonesia minimal sudah memiliki salah satu perangkat tersebut.

3. Memanfaatkan Website atau Blog

 

Memnafaatkan Website atau Blog
"Ikatlah sebuah ilmu dengan menulisnya"

Pernah mendengar kata di atas ?

Memanfaatkan sebuah website atau blog untuk berbagi pengetahuan sangatlah menyenangkan. 

Ketika kita belajar sesuatu sudah jelas kita akan memahami satu hal baru. 

Memahami saja tidaklah cukup.

Seharusnya kita juga menulisnya untuk berbagi kepada sesama. Tidak hanya berbagi dengan menulis akan menambah pemahaman kita dan juga membuat daya ingat kita mengenai hal tersebut semakin kuat.

Buat sebuah blog lalu diisi dengan konten yang diinginkan kemudian dapat diakses dengan mudah oleh orang lain.

Penggunaan blog sangat berguna sekali untuk seorang guru, semisal seorang guru dalam bidang pelajaran Biologi membuat konten materi Biologi kelas 10 SMA. 

Dibuatlah konten tersebut hingga selesai yang dimana materi tersebut dari semester 1 hingga semester 2  lalu dimuat di blog yang dimiliki.

Jadi, jika saat dalam proses mengajar ada beberapa siswa yang masih kurang paham atas materi yang disampaikan secara bersamaan waktu mengajar sudah selesai, maka sang guru tersebut dapat menyuruh siswa tersebut untuk mengunjungi blog nya untuk membaca materi yang ada di blog sesuai dengan materi yang disampaikan di dalam kelas.

Menurutku penggunaan blog sangat efektif sekali karena siswa sendiri sudah tidak akan takut mendapatkan sebuah informasi yang salah karena yang membuat konten adalah gurunya sendiri. Jadi informasi yang mereka dapatkan benar-benar valid.

Tidak hanya dapat diakses oleh muridnya saja melainkan dapat diakses oleh seluruh pelajar di Indonesia yang membutuhkan materi tersebut.

Menjadi seorang blogger itu menyenangkan karena dapat berbagi hal-hal yang bermanfaat kepada orang lain. 

 "Mendidik adalah tugas bagi orang yang terdidik."

4. Memanfaatkan Video Sharing

 

Memanfaatkan Video Sharing

Siapa yang suka banget streaming video ? 

Aku, aku, aku, dan aku.

Pernah lihat data perkembangan pengguna internet yang mengunjungi salah satu situs video sharing ? Banyak banget dan itu terus mengalami pertambahan dari tahun ke tahun.

Memanfaatkan media video untuk pendidikan juga sangat efektif sama halnya dengan memanfaatkan media website.

Perbedaannya untuk konten website harus dibaca sedangkan konten video cukup dengan didengarkan saja, kelihatannya mendengarkan suara lebih efektif daripada dengan membaca, tapi ini dilihat dari tipe-tipe belajar dari tiap siswa.

Bagaimana caranya ?

Ketika guru mengajar dapat divideo proses mengajarnya hal ini harus jelas secara visual maupun suara kemudian, jika kita ingin mengulangi materi yang disampaikan di sekolah dapat membuka video tersebut.

Bisa juga dengan memanfaatkan layanan video sharing yang ada di Internet, jadi sekali lagi tidak hanya dapat diakses secara pribadi, tapi dapat diakses secara global. 

5. Membuat Aplikasi Pendidikan Berbasis Mobile

 

Membuat Aplikasi Pendidikan Berbasis Mobile

Di Indonesia sendiri pengguna perangkat mobile ada berapa ya ?

Banyak, tapi aku tidak tahu jumlahnya berapa.

Udah menjadi hal yang lumrah jika sekarang anak-anak udah dibekali perangkat mobile oleh ayah dan bundanya.

Bahkan waktu pelajaran, sering sekali guru mengizinkan anak didiknya untuk mengoperasikan perangkat mobilenya untuk mengakses sebuah informasi yang ada di internet untuk menambah pemahaman saat dalam proses belajar.

Pada saat jam pelajaran, jam kosong, istirahat. Pelajar terus nempel dengan perangkat mobile seakan-akan barang ini sudah menjadi kebutuhan sekunder (saya juga kok).

Sayang banget jika perangkat mobile yang kita miliki hanya dibuat mainan game, sosial media karena dua hal tersebut sangat banyak menyita waktu yang kita miliki.

Bagaimana caranya agar benda kecil ini bermanfaat bagi kita ?

Dengan membuat sebuah aplikasi yang dapat menarik hati penggunanya. 

Seandainya ada sebuah aplikasi dengan konten pendidikan, namun menyenangkan penggunanya pasti sangat efektif untuk menunjang perkembangan pendidikan di Indonesia.

a. Aplikasi Diskusi antar Pelajar dan Pendidik

Membuat Aplikasi Pendidikan Berbasis Mobile


Diskusi itu sesuatu yang menyenangkan, apalagi kalau diskusinya dengan teman seumuran atau teman yang se-passion, bener gak ?

Diskusi secara virtual, kelihatannya keren.

Dengan TIK beberapa kegiatan sudah bisa dilakukan secara virtual.

Dengan berdiskusi kita dituntut untuk membuka pikiran yang kita miliki, saling adu argumen satu sama lain, dan melihat masalah dalam berbagai sudut pandang.

Dalam konteks pelajar, kita bisa saling bertanya mengenai pelajaran yang tidak kita mengerti atau bisa dengan saling diskusi untuk menambah wawasan yang kita miliki.

Tidak hanya pelajar.

Guru juga bisa berdiskusi dengan seluruh guru yang ada di Indonesia, saling tukar pikiran saling bertukar ilmu, dan hal-hal positif lainnya.

Dengan perkembangan TIK yang seperti saat ini saya rasa sangatlah bisa untuk membuat sebuah aplikasi untuk diskusi antar pelajar dan pendidik yang saling terhubung dari Sabang sampai Merauke. 

Kegiatan diskusi tidak hanya dilakukan di dalam lingkungan atau pada saat jam sekolah, tapi bisa dilakukan kapan saja dan di manapun.

Jadi, perangkat mobile tidak hanya digunakan sebagai sarana bermain, tapi bisa juga dijadikan sebagai sarana belajar yang efektif dan lebih efisien.

b. Aplikasi Perpustakaan

 

Aplikasi Perpustakaan

Memiliki ribuan informasi yang ada di dunia dalam genggaman tangan.

Semua itu bisa karena TIK yang membuat kita lebih mudah untuk mengetahui segala hal yang ada di dunia ini

Saat mendengar kata perpustakaan, kita akan berpikir mengenai sebuah tempat yang nyaman, sunyi yang di dalamnya terdapat ribuan informasi yang terbungkus di dalam buku yang tertata rapi dn terorganisasi dengan baik. 


Apakah penting membuat perpustakaan virtual ?

Penting. 

Alasan ke satu.
 
Di beberapa daerah yang tersendat pembangunan infrastruktur oleh pemerintah biasanya memiliki perpustakaan sedikit ditambah lagi dengan koleksi buku yang ada di perpustakaan tersebut tidak lengkap atau jauh dari kata sempurna.

Alasan ke dua.

Banyak sekali informasi yang bertebaran di internet yang tidak terorganisasi dengan baik dan akhirnya penggunanya menjadi bingung dengan apa yang dibaca karena yang dibaca tidak terstruktur dengan baik dan benar.

Saya sendiri juga sering bingung karena yang dipelajari loncat-loncat.

Oleh sebab itu, membuat aplikasi perpustakaan dengan koleksi buku yang terbilang lengkap dan terkategorisasi dengan  benar akan memudahkan bagi penggunanya dan ini sangat baik untuk mempelajari hal-hal baru dengan benar.

6. Memanfaatkan Penyimpanan Awan

 

Memanfaatkan Penyimpanan Awan

Penyimpanan awan ?

Maksudnya apa ya ?

Menyimpan masa iya di awan memang bisa ?


Penyimpanan awan atau sering dikenal dengan cloud storage.

Maksudnya penyimpanan awan itu suatu kegiatan yang kita lakukan dalam menyimpan suatu file digital yang dimana prosesnya memerlukan akses ke internet.

Tidak hanya proses menyimpan saja nih, kalau kita ingin mengakses file tersebut juga harus terhubung dengan internet.

Kenapa pakai penyimpanan awan ?

Karena kita bisa mengakses data yang kita miliki kapan pun dan di mana pun asal harus terhubung dengan internet.

Ini lebih praktis daripada saat kita memanfaatkan media penyimpanan file menggunakan flash disk, micro sd atau penyimpanan yang lainnya.

Pernah pada waktu di sekolah dikasih tugas membuat presentasi yang sudah ditentukan kapan waktu mengumpulkannya kepada guru.

Tugas tersebut sudah saya kerjakan bersama kelompok saya, tepat pada waktu yang telah ditentukan untuk mengumpulkannya saya lupa membawa flash disk yang di dalamnya terdapat tugas tersebut.

Jarak antara rumah dengan sekolah yang lumayan jauh akhirnya kami memutuskan untuk mengumpulkan tugasnya besok karena pengumpulan tugas yang terlambat, nah karena kecerobohan saya maka nilainya dikurangi.

Pada waktu itu saya masih belum mengenal mengenai penyimpanan awan kalau saya sudah mengenalnya, maka hal tersebut tidak akan pernah terjadi.

Penyimpanan awan juga bisa dimanfaatkan oleh guru, terkadang guru juga pernah lupa untuk membawa flash disk padahal di dalam flash disk tersebut terdapat file untuk mengisi pelajaran pada hari ini.

Karena lupa, jadi guru tidak ada bahan buat mengajar dan akhirnya jam kosong. Hore, ada jam kosong (perasaan seorang pelajar).

Kalau sudah memanfaatkan penyimpanan, maka hal-hal ceroboh seperti itu tidak akan pernah terjadi karena sudah jelas penyimpanan awan dapat kita akses di mana pun dan kapan pun.

Tempat penyimpanannya juga virtual disimpan di dalam server dan ada banyak sekali layanan mengenai penyimpanan awan ini.

Jadi, tidak perlu repot lagi buat membawa flash disk kemana-mana atau khawatir kalau flash disk ketinggalan.

Infrastruktur Jaringan Internet

Menurutku internet adalah jantung dari TIK.

Internet memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perkembangan TIK. Dilihat dari hal-hal di atas hampir sebagian besar produk TIK yang bisa dimanfaatkan dalam dunia pendidikan harus memerlukan akses ke internet.

Pengelolaan, pembangunan infrastruktur jaringan internet yang merata menjadi hal utama yang harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Perusahaan yang berkecimpung dalam telekomunikasi harus memberikanan layanan jaringan internet yang baik demi kepentingan bersama bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Jika infrastruktur jaringan internet buruk, maka pemanfaatan produk TIK tidak akan berjalan dengan maksimal dan sebaliknya jika infrastruktur jaringan internet bagus, maka produk TIK dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Generasi Muda

Setelah membahas beberapa hal yang bisa dilakukan TIK untuk pendidikan sekarang saya sedikit ingin bercerita mengenai anak muda. 

Generasi muda itu adalah jati diri dari sebuah bangsa.

Sebagai generasi muda, kita memegang peranan yang sangat penting untuk kemajuan bangsa ini.
Generasi Muda Indonesia


Menurut kalian anak muda yang keren itu seperti apa sih ?

  1. Setiap pulang sekolah tawuran antar pelajar.
  2. Memiliki banyak pacar.
  3. Ikutan geng motor yang meresahkan masyarakat.
  4. Menghabiskan uang orang tua untuk hal-hal negatif.
  5. Bolos sekolah.
  6. Menggunakan narkoba, miras atau yang lainnya. 
Jika kamu setuju dengan salah satu atau semua hal yang ada di atas, maka saya boleh bilang :

Sumpah, itu tidak keren sama sekali

Lantas pemuda yang keren itu seperti apa, adakah tolok ukurnya ?

Semua tergantung dari cara pandang kita. 

Coba deh lihat beberapa anak muda di bawah ini, menurutku anak-anak di bawah ini sangat, sangat, dan sangat keren. 

1. Membuat Aplikasi Map Berbasis Mobile untuk Kepentingan Kendaraan ERV


Viney Kumar

Sumber gambar : kwhs.wharton.upenn.edu

Namanya Viney Kumar.

Viney Kumar berasal dari India, namun ia tinggal dan bersekolah di Australia.

Berawal dari saat Viney pulang ke India. 

Di India, Viney melihat kurangnya kesadaran sosial dari penduduk di sana mengenai Emergency Respond Vehicle (ERV). Kendaraan yang harusnya diprioritaskan terlebih dahulu seperti ambulan atau mobil pemadam kebakaran ketika dalam bertugas.

Ditambah lagi di India untuk menemukan lampu lalu lintas itu jarang sekali ditemui kecuali di kota-kota besar di India. Keadaan yang seperti itu pasti menyulitkan Kendaraan ERV dalam bertugas.

Melihat masalah tersebut akhirnya Viney memanfaatkan teknologi pada perangkat mobile dan Global Positioning System  (GPS) yang sudah berkembang pesat seperti sekarang ini.

Viney membuat sebuah aplikasi map berbasis mobile, di dalam aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur peringatan atau notifikasi jika ada kendaraan ERV yang mendekat dalam jarak tertentu.

Pengendara umum yang memiliki perangkat mobile dan juga telah menginstal aplikasi tersebut ditambah dengan perangkatnya memiliki sensor GPS akan merespon jika ada kendaraan ERV yang melintas pada jalur yang dilewati.

Oh iya, Viney ini mendapat penghargaan dalam kategori anak yang berumur 15 tahun oleh Google Science Fair.

2. Membuat Komposisi Kimia untuk Menangani Virus Fluenza


Eric Chen
Sumber gambar : www.youtube.com

Namanya Eric Chen

Eric berhasil mendapatkan penghargaan Google Science Fair 2013, yaitu Grand Prize Winner sekaligus Google Science Fair Award untuk kategori umur 17 tahun.

Eric ini berhasil membuat vaksin untuk virus H1N1 atau sering kita kenal dengan Flu Babi.

Flu babi pertama kali ditemukan pada tahun 2009 di San Diego, saat ditemukannya kasus serangan virus influenza tipe baru. Ahli medis yang menangani kasus tersebut mengalami kesulitan untuk mengembangkan vaksin buat virus jenis baru tersebut.

Eric membaca literatur mengenai virus influenza dan ia mengerti bahwa virus flu itu ada banyak tipenya dari H1N1, H3N1, H5N1, dan lain-lain.

Pengamatan yang Eric lakukan dari data-data yang ada mengenai virus influenza, ia mengerti walaupun virus yang menyebabkan flu itu bermacam-macam, namun semua virus flu yang bermutasi mengandung protein yang sama.

Akhirnya Eric membuat sebuah komposisi kimia yang cocok untuk menghambat perkembangan jenis protein yang ada pada virus flu pada umumnya.

3. Mahasiswa Indonesia Menjuarai Lomba Balap Mobil Energi Baterai Elektrik di Inggris


Mahasiswa UPI
Sumber gambar : www.mahasiswanews.com

Mahasiswa Indonesia lebih tepatnya Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi juara di ajang balap mobil Shell Eco-marathon Drivers World Championship yang berlangsung di Queen Elizabeth Olympic Park London, Inggris. 

Penilaian dilihat dari dua aspek, yaitu mobil yang dilombakan harus menjadi yang tercepat dari para kontestan, tidak hanya itu mobil juga harus menjadi yang terhemat dalam penggunaan energi.

Mahasiswa UPI
Sumber gambar : www.mahasiswanews.com

Gambar mobil di atas adalah mobil buatan dari TIM Bumi Siliwagi dari UPI yang berhasil menjadi juara di kompetisi Shell Eco-marathon Drivers Worl Championship.

Nama mobil tersebut adalah Turangga Cheta EV3 yang menggunakan energi baterai elektrik.

TIM Bumi Siliwangi adalah UKM yang berisi para mahasiswa penggemar teknologi otomotif yang ada di UPI.

4. Tim Robot UGM Juara ke-3 Kontes Robotika Dunia


Tim Robot UGM
Sumber gambar : www.ugm.ac.id

Kompetisi 10th International Robot Contest 2015 yang diselenggarakan oleh Ministry of Trade, Industry, and Energy, KIRIA (Korea Institute for Robot Industry Advancement), dan SNUST (Seoul National University of Science and Techology) di KINTEX, Korea Selatan.

Menjadi ajang pembuktian oleh para mahasiswa yang ada di Indonesia yang dibuktikan oleh Tim Robot dari Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil meraih juara tiga pada ajang kompetisi robot tersebut.

Oh iya, dalam lomba tersebut terdapat empat kategori yang dipertandingkan :

  1. Fight-Royal Rumble Match
  2. Fight
  3. Curling
  4. Survibal marathon
Tim Robot UGM berhasil menjadi juara tiga dalam kategori curling.

Pada kategori curling robot yang dipertandingkan harus diprogram agar dapat dikendalikan untuk menendang sebuah objek ke titik tujuan yang sudah ditentukan.

Itu hanya sebagian kecil, kalian masih bisa mencari di internet dan ada banyak anak-anak dengan karya yang keren banget.

Udah tahu anak yang keren itu seperti apa ?

Dari informasi di atas saya mengambil kesimpulan bahwa anak keren itu seperti ini :

"Keren itu saat kita bisa memilih satu bidang dan fokus pada bidang tersebut kemudian menciptakan sebuah karya yang dapat menyelesaikan masalah di sekitar kita." 


Sudah tahu kan bahwa anak muda yang keren itu bukan yang suka bolos sekolah atau hal-hal negatif yang lainnya.

Sebagai anak muda kita harus tekun belajar, upgrade hard skill dan soft skill yang kita miliki.

Menjadi anak muda yang berinisiatif. Tidak perlu menunggu orang lain untuk melakukan hal yang luar biasa, dimulai dari diri sendiri.

Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Apalagi pada tahun 2020 sampai 2030 digadang-gadang Indonesia akan mendapat Bonus Demografi, yang di mana pada kurun waktu tersebut Indonesia akan memiliki penduduk usia produktif yang melimpah.

Hal tersebut akan menjadi masa ke-emasan Indonesia karena dalam kurun waktu tersebut sedang terjadi kemajuan di bidang industri kreatif.

Jika, kita tidak belajar, maka negara kita akan semakin tertinggal jauh dari negara-negara yang ada di dunia.

Seperti yang Bapak Anies Baswedan, katakan :

"Anak muda memang minim pengalaman, karena itu ia tak tawarman masa lalu, anak muda menawarkan masa depan"

Kesimpulan

Dengan TIK semua hal jadi mudah


Perkembangan TIK di Indonesia sangatlah pesat dengan perkembangan seperti ini bisa dimanfaatkan dalam bidang pendidikan agar lebih efektif selain itu juga ditekankan pada sisi keefisiennya.

Pendidikan itu sangatlah penting untuk membentuk generasi penerus bangsa. Indonesia akan maju jika dipimpin oleh pemuda-pemuda yang hebat dan berkarakter, lewat pendidikan lah hal-hal tersebut lahir dan berkembang.

Gambar ilustrasi sebagian dibuat oleh saya dan sebagian saya ambil dari situs yang ada di internet dengan menambahkan atribut sumber pada gambar yang bukan karya saya, terima kasih semoga bermanfaat.

#KitaIndonesia

Artikel Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan Lainnya :

0 komentar:

Post a comment

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik terima kasih sudah berkunjung.

Copyright © 2015 Iyungtux.web.id - Media Informasi Anak Rumahan